UNTUK ORANG-ORANG YANG MENYIA-NYIAKAN POHON KURMA
Assalamualaikum, semakin mendekati perpisahan dengan Ramadan membawa rasa sedih bagi umat muslim karena tidak ada yang bisa menjamin kehadiran kita di Ramadan tahun depan. Aku menemukan sebuah buku usang di rak tinggi tempat aku menyimpan Al-Qur’an. Buku dengan sampul yang dulunya putih kini menguning kecokelatan pun dengan kertas-kertas bertinta hitam yang penuh kisah inspiratif di dalamnya. Ada rasa cekit ketika aku membaca judulnya “Memesan Kamar di Surga.” Rasa cekit itu makin kuat terasa kala aku membuka lembaran demi lembaran dan menemukan sebuah kisah tentang orang yang menyia-nyiakan pohon kurma. Dikisahkan bahwa Ibnul Jauzi menjelaskan dalam satu kumpulan wasiatnya, Risalah Ila Waladi , yang menjadi salah satu nasehatnya kepada anaknya yang bernama Abu Qasim Badaruddin. “ Ketahuilah, bahwa hari-hari itu hanya sekumpulan detil, beberapa detik hanya sekumpulan hembusan napas, dan setiap hembusan napas adalah harta yang sangat berharga. Kelak di hari kia...